Home » Kategori Umum

Category Archives: Kategori Umum

3 Ide Bisnis Daur Ulang Paling Diminati Tahun 2020

Ide bisnis daur ulang saat ini rupanya bukan lagi barang yang baru untuk dilakukan. Apalagi di masa pandemi makin banyak orang yang kehilangan pekerjaan dan pada akhirnya memutuskan untuk memiliki bisnisnya sendiri. Salah satunya yang membutuhkan modal minim bisa dengan jalan melakukan daur ulang dari sampah-sampah yang tidak terpakai tetapi kemudian bisa memiliki nilai ekonomis yang cukup baik di kemudian harinya. Tentu saja hal ini menjadi ide yang cukup menarik untuk dikembangkan. Terutama bagi yang ingin mencoba memiliki bisnisnya sendiri. Jika ingin tahu lebih lanjut, berikut ini 3 ide bisnis daur ulang paling diminati di tahun ini dan banyak menjadi sasaran dari UKM terbaru di Indonesia.

Daur Ulang Botol Bekas

Yang masih menjadi pilihan utama kebanyakan pebisnis daur ulang yaitu menggunakan botol bekas untuk kreativitas yang terbaru. Oleh sebab itu tidak heran jika banyak produk yang dihasilkan dari ide daur ulang tersebut. Memperoleh botol bekas di pasaran juga sangat mudah, sehingga banyak pengusaha yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menghasilkan karya yang lebih baik dan menarik. Misalnya menggunakan botol bekas untuk kemudian dijadikan vas bunga, atau barang menarik lainnya yang memiliki nilai jual dan ekonomi menarik. Sehingga nantinya dengan modal yang minim bisa mendapatkan keuntungan yang cukup menggiurkan dari botol-botol bekas tersebut.

Ide Bisnis Daur Ulang Kertas Bekas

Ide bisnis daur ulang paling diminati berikutnya yaitu menggunakan bahan baku dari kertas bekas yang berupa apa saja. Seperti yang banyak kita ketahui bahwa saat ini sampah dari kertas bekas menumpuk dan meningkat cukup pesat setiap tahunnya. Banyak yang berusaha untuk menggalakkan usaha ramah lingkungan dengan menghemat penggunaan kertas. Namun sayangnya hal ini tidak signifikan berpengaruh pada jumlah sampah kertas bekas yang makin tinggi tiap tahunnya. Fenomena ini di satu sisi memberikan ide cemerlang bagi para pengusaha daur ulang. Misalnya membuat frame foto atau kartu ucapan dari bahan-bahan tersebut. Selain bahan bakunya sangat murah juga membantu memberikan lingkungan sekitar yang lebih bersih serta lebih sehat pada akhirnya.

Daur Ulang Kemasan Bekas

Beberapa dari kita tentu sudah pernah melihat produk-produk yang dijual di pasaran dan berasal dari kemasan-kemasan bekas. Seperti misalnya kemasan bekas pembungkus sabun cuci, dan lain sebagainya. Kreativitas para pengusaha daur ulang yang tinggi rupanya membuka ide-ide segar baru yang mampu memanfaatkan kemasan bekas menjadi produk yang memiliki nilai ekonomis. Bukan hanya itu saja, tetapi produk yang dihasilkan juga cukup apik dan menarik perhatian masyarakat. Apalagi harga jual untuk produk yang didaur ulang secara rapi dan cantik tentu cukup mahal harganya. Oleh sebab itu jangan langsung membuang kemasan yang tidak terpakai, siapa tahu ide memanfaatkan kemasan tersebut berbuah manis dan menguntungkan.

Itulah beberapa ide bisnis daur ulang paling diminati oleh sebagian besar pebisnis di masa kini. Dengan memiliki ide-ide cemerlang di atas, tentu saja membantu meningkatkan lapangan kerja individual pada tiap orang dan juga membantu meningkatkan kreativitas yang lebih optimal. Oleh sebab itu jangan ragu untuk memulai bisnis sendiri, terutama jika berkaitan dengan ide menggunakan bahan baku berupa bahan daur ulang tersebut. Sehingga nantinya ada banyak peluang yang bisa diciptakan dan sanggup memberikan karya yang terbaik. Maj uterus UKM Indonesia, dan temukan kreativitas yang lebih menarik lagi dari ide-ide cemerlang generasi muda masa kini.

Cara membuat KPI Sales dan Marketing

Peningkatan kepuasan pelanggan terhadap produk yang dijual, antusiasme karyawan dan perusahaan dengan reputasi terbaik merupakan ketiga karakteristik perusahaan yang bergerak di bidang pemasaran. Ketiga karakteristik tersebut adalah Key Performance Indicator (KPI) Sales dan Marketing, yang diterapkan dalam mengikuti tips meningkatkan produktivitas marketing perusahaan Anda. Artikel kali ini membahas tentang KPI Sales dan Marketing.

KEY PERFORMANCE INDICATOR

Definisi KPI

Key Performance Indicator (KPI) disebut juga Key Success Indicator (KSI) adalah sebuah nilai terukur yang memberikan informasi sejauh mana perusahaan dapat mengukur mengukur kinerja karyawan dan memastikan mereka tetap pada jalur untuk memperbaiki dan atau mencapai target kerja perusahaan yang sesuai dengan tujuan bisnis. Hal itu membantu para manajemen bisa tahu tentang aspek atau komponen apa saja yang membuat karyawan tersebut unggul. Sehingga dapat tercipta mekanisme penilaian karyawan yang obyektif.

KPI Sales dan Marketing bisa juga salah satu ukuran kuantitatif yang digunakan untuk mengukur kinerja karyawan atau tenaga pemasaran dalam hal memenuhi tujuan strategis dari program yang dijalankan oleh bagian penjualan dan pemasaran. Pemasaran merupakan salah satu proses yang berkelanjutan tentang perencanaan dan pelaksanaan bauran pemasaran yang dikenal dengan 4P (Product, Price, Place, Promotion). Pemasaran yang tujuannya untuk menciptakan pertukaran antara karyawan atau tenaga pemasaran dan perusahaan.

Pengukuran KPI

Berikut 6 hal penting harus diketahui dalam pengukuran kinerja para karyawan yang bekerja di bidang sales dan marketing ini.

  1. Sales revenue atau pendapatan penjualan merupakan ukuran yang biasanya dijadikan sebagai acuan utama dari pengukuran efektivitas suatu kinerja bisnis pemasaran. Bentuknya berupa persentase pertumbuhan omset serta pendapatan yang diterima dalam satuan Rupiah.
  2. Berbeda dengan sales revenue, sales volume atau volume penjualan yang biasanya dijadikan sebagai acuan pengukuran penjualan itu sendiri. Sales volume diukur dalam bentuk unit, barang, produk dan atau jasa yang terjual.
  3. Market share atau saham pasar yang acuan pengukurannya adalah pangsa pasar dari produk yang dijual dibandingkan dengan produk sejenis dari pesaing. Bentuknya berupa persentase dari angka pangsa pasar yang diambil dari berbagai jenis produk dari berbagai jenis industri.
  4. Untuk mengukur indeks kepuasan pelanggan terhadap produk dan atau jasa yang ditawarkan, pengukurannya dilakukan dengan customer satisfaction index. Skor dalam pengukuran ini skalanya sebesar 1-5 atau 1-10. Angka ini bisa diperoleh dari riset lembaga independen yang melakukan penelitian untuk pengukuran tersebut.
  5. Untuk mengetahui sejauh mana konsumen tahu dan menyukai produk dan atau jasa yang ditawarkan dari segi merek (brand) suatu perusahaan, pengukurannya dilakukan dengan brand awareness index. Skor dalam pengukuran ini skalanya sebesar 1-5, demikian juga untuk mendapatkan nilainya.
  6. Diukur dengan menggunakan customer acquisition and retention, perusahaan bisa meneliti berapa jumlah pelanggan, baik pelanggan lama, yang bertahan maupun pelanggan baru. Ukuran jumlah pelanggan ini juga dipisahkan dari jumlah belanja atau pendapatannya. Jika pendapatan setiap pelanggan dan jumlah belanja ini naik, maka pendapatan perusahaan pun akan semakin naik.

Daftar KPI Sales dan Marketing

KPI Sales dan Marketing dapat membantu memberikan wawasan bagi karyawan yang tidak bersentuhan dengan penjualan, kemudian akan terlibat dalam penyusunan Balance Scorecard (BSC) di perusahaan. Berikut 9 daftar KPI di bidang Sales dan Marketing, antara lain:

1. Persentase pertumbuhan pendapatan penjualan (sales revenue) yang diukur dalam unit persentase: %

2. Jumlah sales revenue per kategori produk yang diukur dalam satuan harga (Rupiah)

3. Rasio jumlah total biaya iklan atau pemasaran yang dibandingkan dengan jumlah pertumbuhan nilai penjualan yang diiukur dalam satuan harga (Rupiah) untuk mengukur efektivitas apakah sebuah iklan atau pemasaran yang dilakukan telah memberikan hasil yang memadai.

4. Jumlah produk baru yang dikembangkan dibandingkan dengan produk kompetitor. Pengukurannya dalam bentuk angka.

5. Nilai merk (brand value) disesuaikan dengan tingkat persepsi pelanggan yang diukur dalam satuan indeks.

6. Tingkat kepuasan pelanggan (customer satisfaction) terhadap produk yang diukur dalam satuan indeks.

7. Persentase dari kesesuaian antara peramalan dari permintaan barang dengan permintaan riil yang diukur dalam unit persentase: %

8. Tingkat profitabilitas produk per kategori produk dan atau jasa yang diukur dalam satuan harga (Rupiah).

9. Persentase dari biaya iklan atau promosi terhadap total sales revenue yang diukur dalam unit persentase: %

Demikian informasi tentang cara membuat KPI sales dan Marketing. Semoga bermanfaat bagi para pembaca!